Sunday, May 21, 2017

Ignition 1000 Startup Digital Surabaya

Pernah merasa sangat kesal karena sikap kelompok tertentu terhadap sesuatu? Pernah merasa sangat kesal terhadap keadaan tak ideal tertentu? Barangkali itu adalah kesempatan kita untuk memberikan kontribusi pada bangsa. Mungkin kadang ketika kita merasa sangat kesal pada sesuatu, kecenderungannya adalah kita bisa jadi menyalahkan keadaaan sekitar atau pihak lainnya. Kadang kala kita bisa lupa kalau ternyata pemerintah tidak bisa sendirian dalam meningkatkan kemakmuran. Pada Ignition 1000 Startup Digital Surabaya, kembali kita diingatkan bahwa mengapa kita dibuat sangat kesal barangkali adalah kenyataan bahwa tidak ada orang selain kita yang mau menyelesaikan permasalahan itu. Seperti kata bung Kamto, “If you’re so annoyed with the problem, it’s the problem that you have to solve.”

Hiperbola anak muda yang semakin banyak ingin membuat digital startup di Indonesia barangkali akan menjadi blunder bagi mereka yang membuat ide bisnis tanpa berdasarkan problem-based. Mereka yang berjalan sempoyongan pun kurang bisa melihat bahwa problem yang ingin di-solve bukan merupakan permasalahan yang menjadi sorotan utama di Indonesia. Ketika masih terdapat permasalahan yang lebih sulit dipecahkan, permasalahan yang ingin dibantu tersebut tidak tampak menjadi suatu permasalahan. Untuk itu, Ibu Liz Sujiati pada saat seminar menyampaikan bahwa terdapat 7 isu pokok Indonesia yang diperhatikan oleh pemerintah mulai dari Funding, Tax, Education & Human Resources, Logistics, Cyber Security, Communication of Infrastructure, serta Consumer Protection. Ternyata, permasalahan-permasalahan ini lah yang menjadi sorotan pemerintah untuk dipecahkan. Peranan masyatakat dalam hal ini tentu saja diharapkan mengikuti kapal besar yang sudah berlabuh, yaitu membantu dalam menyelesaikan permasalahan yang menjadi sorotan tersebut.

Terdapat hal yang perlu saya highlight dari hasil pemaparan oleh beberapa keynote speakers adalah membuat bisnis startup yang sukses dan sustain untuk waktu yang lama itu susah, tetapi bukan tidak mungkin. Para founder-founder startup muda tentu saja akan mengalami kegagalan-kegagalan tertentu sehingga seseorang tersebut dapat belajar. Namun proses tersebut memang harus dialami. Kunci pertama yang harus dipahami adalah mendengarkan customer itu penting. Karena, kunci kesusksesan suatu bisnis memiliki formula:

“WHY + CONSISTENT + PERSISTENT + HAPPY CUSTOMER”


Sehingga, kita perlu menyadari bahwa dalam perjalananya, akan terdapat banyak kegagalan yang harus diterima dan terus dilakukan perbaikan.

0 comments:

Post a Comment